Hari Kunjung Perpustakaan, Perpustakaan Provinsi Bali Ajak Generasi Muda Gemar Membaca dan Lestarikan Budaya
Denpasar, 15 September 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2026, Perpustakaan Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan dengan tema “Gemar Membaca, Lestarikan Budaya: Perpustakaan sebagai Rumah Literasi Bali”.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk menguatkan peran perpustakaan sebagai ruang belajar, pusat pengetahuan, sekaligus rumah bagi tumbuhnya gerakan literasi masyarakat dan generasi muda. Hari Kunjung Perpustakaan sendiri diperingati setiap 14 September sebagai momentum untuk terus mendorong budaya membaca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam kegiatan tersebut, sambutan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, Dr. drh. Luh Ayu Aryani, M.P., menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mengembangkan budaya membaca serta menjadikan perpustakaan sebagai pusat rujukan yang dapat diandalkan masyarakat.
Kegiatan menghadirkan Ni Luh Rosita Dewi, S.IP., Relawan Literasi Masyarakat (Relima), yang menyampaikan materi “Perpustakaan Sebagai Rumah Gerakan: Peran Anak Muda dalam Meningkatkan Literasi dan Merawat Budaya Bali”. Selain itu, Jonataruli Sidabalok, Asisten Direktur Perwakilan Bank Indonesia Bali, memberikan materi mengenai Kebanksentralan Bank Indonesia.
Kegiatan juga diisi dengan penyerahan koleksi buku dari SMK Penerbangan Cakra Nusantara kepada Perpustakaan Provinsi Bali sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi dalam memperkuat budaya membaca serta meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan.
Melalui peringatan Hari Kunjung Perpustakaan ini, Perpustakaan Provinsi Bali mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang untuk membaca, belajar, bergerak, berkolaborasi, sekaligus mengenal dan merawat kekayaan budaya Bali.
Sebagaimana pesan dalam sambutan, peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus berperan aktif dalam mencerdaskan bangsa melalui kegemaran membaca demi terwujudnya sumber daya manusia yang berkualitas.



