Biro Organisasi Setda Provinsi Bali Koordinasikan Pengembangan Layanan Ramah Kelompok Rentan ke Perpustakaan Nasional RI

A
Ditulis oleh Admin
Diterbitkan pada 27 Oktober 2026
Sedang Mendengarkan
Biro Organisasi Setda Provinsi Bali Koordinasikan Pengembangan Layanan Ramah Kelompok Rentan ke Perpustakaan Nasional RI

Jakarta, 27 Oktober 2026 — Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Bali melaksanakan kunjungan koordinasi ke Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di Jakarta, Selasa (27/10), dalam rangka meningkatkan kualitas dan mengembangkan layanan Perpustakaan Provinsi Bali yang berkeadilan, nondiskriminatif, ramah, dan setara bagi kelompok rentan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya mendukung implementasi Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 11 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan. Melalui koordinasi ini, Biro Organisasi Setda Provinsi Bali berupaya memperoleh informasi, berbagi pengalaman, serta menggali inspirasi terkait praktik dan inovasi pelayanan perpustakaan yang inklusif.

Bapak Atis Taufik Abdul Rahman, S.I.Pust., M.M., selaku Ketua Kelompok Substansi Layanan Monograf Mutakhir sekaligus PLH pusat jasa informasi perpustakaan dan pengelolaan naskah Nusantara, serta Sutrilastio, S.S., M.Hum., selaku Ketua Kelompok Substansi Layanan Jasa Informasi dan Referensi Digital.

Dalam koordinasi tersebut, dibahas berbagai bentuk layanan Perpustakaan Nasional RI yang mendukung kebutuhan kelompok rentan, meliputi layanan anak, layanan lansia dan penyandang disabilitas, serta layanan audio visual. Pengembangan layanan tersebut didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang dirancang untuk mempermudah akses pengunjung sesuai kebutuhannya.

Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain akses menuju ruang baca bagi penyandang disabilitas, alat bantu low vision untuk membantu pengunjung dengan keterbatasan penglihatan, aplikasi Bintang Perpus Edu bagi pengunjung tunanetra, ruang layanan anak yang nyaman, serta ruang menyusui.

Selain penyediaan fasilitas, Perpustakaan Nasional RI juga mengembangkan inovasi untuk memperluas akses informasi. Salah satunya melalui alih aksara buku ke huruf Braille dan penyediaan rekaman audio, sehingga informasi dapat diakses melalui format yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengembangan layanan juga dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai komunitas, didukung peningkatan kompetensi pustakawan, termasuk pelatihan bahasa isyarat.

Berbagai praktik tersebut memberikan gambaran bahwa pelayanan perpustakaan yang ramah kelompok rentan tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas, tetapi juga pada kemampuan penyelenggara dalam memahami kebutuhan pengguna, menyediakan akses informasi yang sesuai, dan membangun kolaborasi untuk pengembangan layanan secara berkelanjutan.

Melalui kunjungan koordinasi ini, Biro Organisasi Setda Provinsi Bali diharapkan memperoleh inspirasi dan referensi dalam mendorong pengembangan layanan Perpustakaan Provinsi Bali yang semakin inklusif dan aksesibel. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali agar seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses informasi dan layanan perpustakaan.

Biro Organisasi Setda Provinsi Bali — Mendorong pelayanan publik yang inklusif, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.23
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.23 (1)
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.22
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.22 (4)
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.22 (3)
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.22 (2)
WhatsApp Image 2026-10-30 at 19.54.22 (1)

 

 

Tags

Ditulis oleh Admin • Diterbitkan pada 27 Oktober 2026 • Diperbaharui pada 30 Oktober 2026