Klungkung – Dalam upaya memperkuat kapasitas pengelola perpustakaan desa/kelurahan sebagai pusat belajar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Klungkung menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Klungkung, Komang Gde Wisnuadi, S.Sos.
Bimbingan teknis menghadirkan Wayan Eka Putra, S.STP., M.Si. sebagai narasumber dari tingkat Provinsi yang memaparkan arah kebijakan pengembangan literasi berbasis inklusi sosial serta strategi penguatan peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Materi tersebut sejalan dengan arah kebijakan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang menekankan penguatan kapasitas SDM, perluasan akses layanan, serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Selain itu, Komang Gde Wisnuadi, S.Sos. turut memberikan materi mengenai implementasi program di Kabupaten Klungkung, sementara Rina Aristadewi Dipa sebagai Pelatih Ahli memberikan pendampingan teknis guna meningkatkan kompetensi peserta dalam mengelola dan mengembangkan perpustakaan yang inovatif serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola perpustakaan desa/kelurahan mampu mengimplementasikan konsep Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial secara berkelanjutan, sehingga perpustakaan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga ruang pemberdayaan masyarakat yang mampu mendorong peningkatan literasi, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat.
